Alarm deteksi kebocoran gas LPG (elpiji)

Alarm deteksi kebocoran gas LPG (elpiji)
Alarm deteksi kebocoran gas LPG (elpiji) Alarm deteksi kebocoran gas LPG (elpiji)
Product Code: LPGDET
Availability: In Stock
Price: Rp.190,000
Qty:  
   - OR -   

LPG GAS DETECTOR
Alat deteksi kebocoran elpiji (LPG)
Penggunaan sangat mudah: gantungkan pada dinding dan dihubungkan dengan listrik 220V (konsumsi daya 3watt)
Sangat cocok untuk rumah tangga, restoran, hotel, industri, usaha katering, dll

Cara Pengoperasian:
1. Hubungkan alat dengan listrik 220V
2. LED Indikator warna hijau akan berkedip selama 2-3 menit, sebelum alarm aktif
3. Jika LED Indikator warna hijau menyala, itu menunjukkan bahwa alarm telah aktif.
4. Saat terdeteksi kebocoran gas, LED Indikator warna merah akan berkedip & alarm akan berbunyi
5. Alarm akan berhenti berbunyi setelah konsentrasi gas LPG berada dibawah ambang batas.
6. Jika alarm berbunyi panjang dan LED Indikator warna merah menyala, menandakan bahwa alarm tidak berkerja, cabut alarm dari listrik 220V dan hubungkan dengan listrik kembali.

Penyebab Kebocoran LPG:
1. Instalasi LPG yang tidak sempurna
2. Buruknya kualitas tabung, regulator, pemanas air dan kompor
3. Faktor Lain (digigit tikus, aus karena hujan dan panas, dll)

Pemasangan:
- Pilih posisi instalasi yang tepat yaitu tinggi 0.3 - 1m dari lantai dan radius dari sumber gas 1.5m
- Gantungkan alarm ke dinding dengan paku
- Hindari instalasi yang terlalu dekat dengan ventilasi, kipas angin, pintu, jendela, sumber uap, minyak, dll

Perawatan:
Secara berkala tiap 3 bulan untuk melakukan pembersihan pada lubang deteksi gas dengan kain atau sikat dan setelah itu lakukan prosedur pengujian.

Pengujian:
Untuk melakukan pengujian sensor yang telah terpasang dengan baik, test dengan gas elpiji atau gas dari korek gas dengan jarak 5cm dari lubang deteksi gas.
Alarm yang normal akan segera berbunyi pada saat intensitas gas telah melebihi ambang batas.
Note: Pengujian yang berulang-ulang akan mengurangi kesensitifan sensor. Alarm pada sensor akan berhenti berbunyi dan kembali normal setelah intensitas gas yang lebih rendah 10% +/- 5% LEL. Pengujian Alarm juga bisa dengan cara menekan tombol tes

Indikasi lampu:
- Hijau berkedip : alarm dalam proses pemanasan
- Hijau menyala : alarm bekerja dengan baik
- Merah berkedip : terjadi kebocoran gas elpiji
- Merah menyala : sensor tidak bekerja



==================================================

MAIN FEATURE:
-Auto Reset after Alarm
-MCU Processing
-Auto Detect Sensor Failure
-Detects GAS/LPG and Natural Gas
-SMT Design, High Reliability Sensor


SPEC:
-Power: kurang dari 3 Watt (AC 220V)
-Suhu kerja: -10 to 50 celcius
-Warm-up time: 3-5 minutes
-Ambang batas gas ELPIJI : 10% (+/-5%) LEL of Natural Gas
-Alarm volume: 85dB (within 1 Meter)
-Alarm indicator: Corresponding Red LED flash
-Malfunction indicator: Yellow LED on & Beeper long-buzz
-Alarm output: Relay output /sound & flash alarm
-Dimension: 11.5 x 7.2 x 4.1 cm


GROSIR/ RESELLER/ DROPSHIP welcome

Write a review

Your Name:


Your Review: Note: HTML is not translated!

Rating: Bad           Good

Enter the code in the box below:



Powered By OpenCart
DIGILIFE © 2018